PERBEDAAN KADAR UREUM PADA SERUM PASIEN DIABETES MELITUS YANG DIPERIKSA SETENGAH RESEP DAN SESUAI SOP

PERBEDAAN KADAR UREUM PADA SERUM PASIEN DIABETES MELITUS YANG DIPERIKSA SETENGAH RESEP DAN SESUAI SOP
2025-06-03
id
Thesis
text
Latar Belakang: Pemeriksaan kadar ureum penting untuk memantau fungsi ginjal, terutama pada pasien diabetes melitus yang berisiko tinggi mengalami komplikasi ginjal. Upaya efisiensi penggunaan reagen di laboratorium, seperti metode setengah resep, perlu dievaluasi secara ilmiah untuk memastikan akurasi hasil tidak terganggu. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan kadar ureum pada serum pasien diabetes melitus yang diperiksa menggunakan metode setengah resep dibandingkan dengan metode sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP). Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan static group comparison. Sebanyak 30 sampel serum dari pasien diabetes melitus diperiksa dua kali menggunakan spektrofotometer Mindray BA-88A, masing-masing dengan metode SOP dan metode setengah resep. Analisis data dilakukan menggunakan uji Paired Samples T-Test. Hasil: Rerata kadar ureum dengan metode SOP sebesar 26,67 mg/dL dan metode setengah resep sebesar 23,67 mg/dL, dengan selisih 3 mg/dL. Hasil uji statistik menunjukkan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan perbedaan signifikan. Selisih ini melebihi batas deviasi klinis maksimal ±2 mg/dL menurut standar CLIA. Kesimpulan: Terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik dan klinis antara metode setengah resep dan SOP. Metode setengah resep tidak layak digunakan dalam praktik laboratorium klinik karena menurunkan akurasi hasil pemeriksaan. Kata kunci: Ureum,Serum Pasien Diabetes Melitus, Setengah Resep.