PROSES ASUHAN GIZI TERSTANDAR (PAGT) PADA PASIEN PNEUMONIA DENGAN EFUSI PLEURA DI RSUD dr. TJITROWARDOJO PURWOREJO
PROSES ASUHAN GIZI TERSTANDAR (PAGT) PADA PASIEN PNEUMONIA DENGAN EFUSI PLEURA DI RSUD dr. TJITROWARDOJO PURWOREJO
2025-05-14
id
Thesis
text
Latar Belakang : Pneumonia merupakan suatu peradangan yang mengenai bagian parenkim paru, yang dapat disebabkan oleh mikroorganisme, aspirasi dari cairan lambung, benda asing, hidrokarbon, bahan-bahan lipoid dan reaksi hipersensitivitas. PAGT dilakukan selama 3 hari pada pasien Pneumonia di RSUD dr. Tjitrowardojo dengan menggunakan metode Nutrition Care Process Terminology (NCPT).
Tujuan : Mengetahui Pelaksanaan proses asuhan gizi terstandar pada pasein pneumonia di RSUD dr, Tjitrowardojo Purworejo.
Metode : Penelitian ini menggunakan metode observasional deskriptif dengan desain Studi Kasus. Studi Kasus dilakukan di RSUD dr. Tjitrowardojo Purworejo. Subjek penelitian adalah pasien pneumonia. Fokus studi yaitu melakukan skrinning gizi, pengkajian gizi, diagnosis gizi, tujuan dari preskripsi diet, intervensi diet, dan monitoring evaluasi pada pasien
Hasil : skrining Gizi menggunakan MNA-SF dan dilakukan pengkajian gizi dihasilkan bahwa pasien mengalami malnutrisi. Status gizi pasien dihitung dengan presentase LILA menunjukkan status gizi pasien gizi buruk. Pemeriksaan biokimia kreatinin, natrium, gula darah sewaktu, netrofil, MCV tinggi. Kalium, trombosit, limfosit, eosinofil, eritrosit, dan limfosit rendah. Berdasarkan hasil pemeriksaan fisik klinis menunjukkan pasien dalam keadaan composmentis, mengalami mual, respirasi normal, tekanan darah tinggi, nadi normal, dan suhu normal. Berdasarkan pemeriksaan thorax dihasilkan adanya efusi pleura atau penumpukan cairan di rongga pleura, moderat bilateral berarti bahwa penumpukan bersifat sedang. Asupan recall 24 jam pasien kurang, dan SQFFQ pasien kurang. Intervensi yang diberikan yaitu diet TE RG. Hasil monitoring dan evaluasi secara keseluruhan asupan makanan tidak stabil karena kondisi pasien.
Kesimpulan : Hasil pemeriksaan pasien mengalami malnutrisi dengan status gizi gizi buruk. Setelah dilakukan monitoring dan evaluasi pada pasien diketahui bahwa asupan makanan pasien tidak stabil dan keadaan pasien semakin membaik.
Kata kunci : Pneumonia; Efusi Pleura; pelaksanaan asuhan gizi; studi kasus