Hubungan Body Image dan Tingkat Stres dengan Kejadian Kurang Energi Kronis (KEK) Remaja Putri pada Siswa SMK Negeri 6 Yogyakarta

Hubungan Body Image dan Tingkat Stres dengan Kejadian Kurang Energi Kronis (KEK) Remaja Putri pada Siswa SMK Negeri 6 Yogyakarta
2025-06-30
id
Thesis
text
Latar Belakang: Kurang Energi Kronis (KEK) pada remaja putri merupakan salah satu masalah gizi yang berdampak pada pertumbuhan, kesehatan reproduksi, dan produktivitas di masa depan. Faktor psikososial seperti body image dan tingkat stres diduga berperan terhadap kejadian KEK. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara body image dan tingkat stres dengan kejadian Kurang Energi Kronis (KEK) pada siswi SMK Negeri 6 Yogyakarta. Metode: Penelitian ini menggunakan desain analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel berjumlah 246 siswi kelas X dan XI yang dipilih secara stratified random sampling. Pengumpulan data menggunakan pita LILA untuk mengukur status KEK, kuesioner Body Shape Questionnaire (BSQ-34) untuk body image, dan Perceived Stress Scale (PSS-10) untuk tingkat stres. Analisis data dilakukan menggunakan uji chi-square dan regresi logistik multivariat. Hasil: Prevalensi KEK sebesar 30,9%. Terdapat hubungan signifikan antara body image dan kejadian KEK (p = 0,001), namun tidak terdapat hubungan signifikan antara tingkat stres dan KEK (p = 0,056), meskipun terdapat kecenderungan hubungan linier. Faktor lain seperti pola makan dan status ekonomi juga menunjukkan hubungan signifikan dengan KEK (p < 0,001). Variabel paling dominan yang memengaruhi kejadian KEK adalah pola makan (OR = 8,527; CI 95%: 4,300–16,911). Kesimpulan: Terdapat hubungan antara body image dan kejadian KEK. Pola makan merupakan faktor yang paling dominan dalam kejadian KEK. Intervensi gizi dan edukasi terkait persepsi tubuh positif diperlukan dalam upaya pencegahan KEK pada remaja putri. Kata kunci: Kurang Energi Kronis, Body Image, Tingkat Stres, Pola Makan, Status Ekonomi, Remaja Putri