Pengaruh Lama Penyimpanan Serum Kontrol Liofilisat Komersial Setelah Rekonstitusi Pada Suhu -20C Terhadap Aktivitas Enzim Alanine Aminotransferase

Pengaruh Lama Penyimpanan Serum Kontrol Liofilisat Komersial Setelah Rekonstitusi Pada Suhu -20C Terhadap Aktivitas Enzim Alanine Aminotransferase
2025-05-06
id
Thesis
text
Latar Belakang: Laboratorium harus memperhatikan kualitas hasil yang dikeluarkan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP). Stabilitas bahan kontrol merupakan faktor penting dalam menjaga kualitas hasil pemeriksaan.Aktivitas enzim Alanine Aminotransferase deketahui dapat menurun seiring lamanya penyimpanan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama penyimpanan serum kontrol liofilisat komersial setelah rekonstitusi pada suhu -20°C selama 20, 30, dan 40 hari terhadap aktivitas enzim Alanine Aminitransferase (ALT). Metode: Jenis penelitian ini adalah quasi-eksperimen dengan desain Nonequivalent Control Grup Design. Menggunakan subjek berupa serum kontrol komersial yang direkonstitusi dan disimpan pada suhu -20°C.Aktivitas enzim Alanine Aminotransferase (ALT) diukur segera setelah rekonstitusi dan setelah penyimpanan selama 20, 30 dan 40 hari. Hasil: Analisis deskriptif menunjukan adanya penurunan rata-rata aktivitas enzim Alanine Aminotransferase (ALT) seiring bertambahnya waktu penyimpanan dengan presentase penurunan sebesar 2,70% (20 hari), 7,48% (30 hari) dan 11,71% (40 hari) dibandingakn dengan pengukuran segera setelah rekonstitusi. Analisis statistikRepeated Measures Anova dan Pairwise Compromised menunjukan adanya pengaruh penyimpanan terhadap aktivitas enzim Alanine Aminotransferase setelah penyimpanan pada suhu -20°C dengan rata-rata penurunan sebanyak 1,07 U/L (20 hari), 2,94 U/L (30 hari) dan 4,58 U/L (40 hari). Kesimpulan: Ada pengaruh penyimpanan serum kontrol liofilisat komersial setelah rekonstitusi pada suhu -20°C terhadap aktivitas enzim Alanine Aminotransferase Kata Kunci: Lama Penyimpanan, Bahan Kontrol, Aktivitas Enzim Alanine Aminotransferase (ALT)