PROSES ASUHAN GIZI TERSTANDAR PADA PASIEN MELENA
DENGAN ANEMIA DISEBABKAN OLEH PERDARAHAN, KOLIK
ABDOMEN, DAN STROKE INFARK DI RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH GAMPING
PROSES ASUHAN GIZI TERSTANDAR PADA PASIEN MELENA
DENGAN ANEMIA DISEBABKAN OLEH PERDARAHAN, KOLIK
ABDOMEN, DAN STROKE INFARK DI RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH GAMPING
2025-06-02
id
Thesis
text
Latar Belakang : Melena merupakan gejala klinis dari perdarahan saluran cerna bagian atas (SCBA) yang ditandai dengan feses berwarna hitam akibat perdarahan. Laki-laki cenderung memiliki faktor terjadinya melena seperti faktor gaya hidup, stress, pola makan yang tidak sehat, dan merokok yang berlebihan. Proses Asuhan Gizi Terstandar (PAGT) dilakukan untuk mencegah terjadinya peningkatan risiko penyakit serta komplikasi pada pasien melena. Sehingga perlu dilakukan penatalaksanaan asuhan gizi yang tepat untuk meningkatkan status gizi pasien yang
optimal.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Proses Asuhan Gizi Terstandar (PAGT) pada Pasien melena dengan anemia disebabkan oleh perdarahan, kolik abdomen, dan stroke infark di RS PKU Muhammadiyah Gamping.
Metode : Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif observasional dengan pendekatan studi kasus atau case study. Analisis data disajikan dalam bentuk narasi, tabular, dan grafik.
Hasil : Skrining gizi pasien menggunakan form MST dengan hasil berisiko malnutrisi, status gizi pasien berdasarkan %LILA yaitu baik. Hasil pemeriksaan biokimia paisen yaitu hemoglobin, hematokrit, natrium kategori rendah, dan leukosit kategori tinggi. Pemeriksaan fisik/klinis pasien dalam kondisi sadar, permasalahan sistem pencernaan yaitu BAB disertai darah dan berwarna hitam,
nyeri perut dan sedikit kembung, lemas, sedikit pucat, serta kaki kiri sedikit bengkak dan tidak bisa digerakkan. Intervensi yang diberikan berupa diet BKTPRG. Hasil monitoring selama tiga hari menunjukkan asupan makan pasien dibawah <50% dari kebutuhan pasien dan rekomendasi diet.
Kesimpulan : Skrining gizi pasien berisiko malnutrisi dengan status gizi pasien baik. Pada saat dilakukan monitoring dan evaluasi selama tiga hari, kondisi pasien semakin membaik pada hari ketiga, hasil laboratorium pada hari ketiga mulai mendekati kategori normal, dan asupan makan pasien pada hari pertama hingga hari
kedua menurun, dan pada hari ketiga asupan makan pasien mulai membaik.
Kata Kunci : Proses Asuhan Gizi Terstandar (PAGT), Melena, Anemia, Kolik Abdomen, Stroke Infark