Pengelolaan Sampah Medis di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping
Pengelolaan Sampah Medis di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping
2025-05-05
en
Thesis
text
Latar Belakang : Terdapat petugas cleaning service yang tertusuk jarum suntik tetapi tidak mengenai kulit hanya terkena sarung tangan karena menggunakan sarung tangan yang tebal, pada tahapan pemisahan jarum suntik dan kantong infus yang masih tercampur jadi satu di plastic yang berada di troli. Masih terdapat beberapa petugas cleaning service yang belum menggunakan Alat Pelindung Diri Lengkap (APD) berupa apron
Tujuan : Mengetahui pengelolaan sampah medis di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping Metode : Metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu melakukan pengamatan atau observasi, pengambilan data, wawancara dengan menggunakan instrumen checklist dan dokumentasi. Peneliti berharap dapat menemukan berbagai informasi yang mendukung proses pengolahan limbah medis padat dari proses pemilahan, pewadahan, pengangkutan, penyimpanan dan pemusnahan, Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping pada tanggal 15 Mei – 22 Mei 2025. Hasil : Hasil penelitian yang diperoleh setelah melakukan observasi dan wawancara kepada 15 responden yang terdiri dari tenaga sanitaran rumah sakit, pekerja dari PT Arah, dan pekerja cleaning service yaitu masih terdapat 7 pekerja yang belum menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) berupa apron dalam menagani sampah medis di rumah sakit. Total timbulan sampah medis rumah sakit selama satu tahun dari bulan Mei 2024 sampai April 2025 di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping adalah 77.248,55 kg sampah medis rumah sakit. Kesimpulan : Setelah melakukan observasi dan wawancara yaitu masih terdapat 4 pekerja yang belum menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) berupa Apron dalam menagani sampah medis di rumah sakit. timbulan jumlah sampah medis selama satu tahun di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping adalah 77.248,55 kg. Kata kunci : Pengelolaan, sampah medis, rumah sakit.