PENGARUH PENYIMPANAN SERUM KONTROL LIOFILISAT KOMERSIAL SETELAH REKONSTITUSI YANG DISIMPAN PADA SUHU -20ºC TERHADAP HASIL PEMERIKSAAN KADAR UREUM

PENGARUH PENYIMPANAN SERUM KONTROL LIOFILISAT KOMERSIAL SETELAH REKONSTITUSI YANG DISIMPAN PADA SUHU -20ºC TERHADAP HASIL PEMERIKSAAN KADAR UREUM
2025-05-23
id
Thesis
text
Latar Belakang: Penyelenggaraan Laboratorium Klinik yang baik bertujuan untuk meningkatkan dan memantapkan mutu hasil pemeriksaan laboratorium. Pemantapan mutu internal pada tahap analitik salah satunya dengan melaksanakan Quality Control (QC) dengan menggunakan bahan kontrol. Bahan kontrol adalah bahan yang digunakan untuk memantau ketepatan suatu pemeriksaan di laboratorium, atau untuk mengawasi kualitas hasil pemeriksaan sehari-hari. Bahan kontrol harus disimpan pada suhu yang tepat agar tidak mempengaruhi stabilitasnya namun pengaruh lama penyimpanan terhadap stabilitas kadar ureum belum banyak diteliti. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh lama penyimpnan serum kontrol liofilisat komersial setelah direkonstitusi dan disimpan pada suhu -20ºC selama 20 hari, 30 hari dan 40 hari. Hasil: Analisis deskriptif menunjukan adanya penurunan rata-rata kadar ureum seiring bertambahnya lama waktu penyimpanan dengan presentase penurunan sebesar 1,38% (20 hari), 3,72% (30 hari) dan 6,44% (40 hari) dibandingkan dengan hasil pemeriksaan segera setelah rekonstitusi. Analisis statistik Repeated Measures Anova dan Pairwise Compromised menunjukan adanya pengaruh penyimpanan terhadap kadar ureum setelah penyimpanan pada suhu -20ºC dengan rata-rata penurunan sebanyak 0,60 mg/dL ( 20 hari), 1,64 mg/dL (30 hari) dan 2,84 mg/dL (40 hari) Kata kunci: Lama Penyimpanan, Bahan kontrol, Liofilisat, Kadar Ureum