PENGGUNAAN VIDEO MACAKAP DALAM KONSELING UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN KELUARGA DAN ASUPAN ENERGI, PROTEIN PASIEN DALAM PEMBERIAN MAKANAN CAIR ZONDE DI BANGSAL HIGH CARE NEUROLOGI RSUP DR SARDJITO
PENGGUNAAN VIDEO MACAKAP DALAM KONSELING UNTUK MENINGKATKAN PENGETAHUAN KELUARGA DAN ASUPAN ENERGI, PROTEIN PASIEN DALAM PEMBERIAN MAKANAN CAIR ZONDE DI BANGSAL HIGH CARE NEUROLOGI RSUP DR SARDJITO
2025-06-05
id
Thesis
text
Latar Belakang : Pasien stroke dengan disfagia sering mengalami penurunan asupan gizi akibat kesulitan menelan, sehingga membutuhkan pemberian nutrisi melalui nasogastric tube (NGT) dalam bentuk makanan cair. Pemahaman keluarga pasien tentang pemberian makanan cair sangat penting untuk mendukung pemenuhan kebutuhan gizi di rumah. Penggunaan media edukasi berbasis video, seperti video audiovisual, dinilai lebih efektif dibandingkan leaflet dalam meningkatkan pemahaman keluarga.
Tujuan : Mengetahui penggunaan video Macakap dalam konseling terhadap peningkatan pengetahuan keluarga dan asupan energi, protein pasien dalam pemberian makanan cair zonde di bangsal High Care Neurologi RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta
Metode : Penelitian ini menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel adalah 12 pasien stroke yang pulang dengan NGT dan menjalani diet zonde lengkap, serta keluarga pasien yang memenuhi kriteria inklusi. Intervensi berupa konseling gizi dengan video Macakap diberikan saat rawat inap dan dilanjutkan pemantauan asupan makan di rumah. Data dikumpulkan melalui kuesioner pengetahuan dan food record 24 jam, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon.
Hasil : Rata-rata pengetahuan keluarga meningkat secara signifikan dari 77,5 menjadi 90,0 dengan (p-value = 0,017) yang berarti adanya peningkatan pengetahuan keluarga setelah konseling dan rata-rata asupan energi meningkat dari 940,7 kkal menjadi 1041,5 kkal (p-value = 0,025) yang berarti adanya peningkatan asupan energi setelah konseling. Sedangkan asupan protein meningkat dari 42,4 g menjadi 45,5 g (p-value = 0,127), namun asupan protein menunjukkan hasil yang tidak signifikan secara statistik.
Kesimpulan : Video edukasi Macakap efektif dalam meningkatkan pengetahuan keluarga dan asupan energi, sedangkan padaa asupan protein pasien tidak terjadi peningkatan yang signifikan. Diperlukan upaya lanjutan untuk memastikan penerapan edukasi berjalan optimal di lingkungan rumah.