PENGARUH PEMBERIAN INFORMASI PROSEDUR
ANESTESI UMUM MELALUI VIDEO TERHADAP TINGKAT
KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI BEDAH SARAF DI
RSUD KANJURUHAN MALANG
PENGARUH PEMBERIAN INFORMASI PROSEDUR
ANESTESI UMUM MELALUI VIDEO TERHADAP TINGKAT
KECEMASAN PASIEN PRE OPERASI BEDAH SARAF DI
RSUD KANJURUHAN MALANG
2025-05-27
id
Thesis
text
Latar Belakang: Pasien pre operasi bedah saraf sering mengalami tingkat kecemasan tinggi yang diakibatkan karena ketidakpastian hasil operasi, resiko komplikasi, dan kurangnya pemahaman tentang prosedur medis yang akan dijalani. Edukasi pre operasi dalam bentuk video merupakan salah satu tindakan nonfarmakologis yang efektif untuk menurunkan kecemasan karena dinilai mampu meningkatkan pemahaman pasien secara visual dan auditori.
Tujuan: Mengetahui pengaruh pemberian informasi prosedur anestesi umum melalui video terhadap tingkat kecemasan pada pasien pre operasi bedah saraf di RSUD Kanjuruhan Malang.
Metode: Penelitian ini menggunakan jenis quasy eksperimental dengan one group pretest-posttest without control group yang dilaksanakan pada bulan Februari – Maret 2025. Populasi adalah pasien pre operasi bedah saraf di RSUD Kanjuruhan
Malang. Teknik pengambilan sampel dengan consecutive sampling. Analisa data menggunakan uji beda non parametrik Wilcoxon test.
Hasil: Tingkat kecemasan pasien sebelum diedukasi 47,5% responden mengalami kecemasan sedang dan 52,5% responden mengalami kecemasan berat. Tingkat kecemasan setelah diedukasi terdapat 75,0% responden mengalami kecemasan
ringan dan 25,0% responden mengalami kecemasan sedang. Hasil penelitian menunjukkan nilai p-value sebesar 0,000 (p<0,05) dengan uji statistic Wilcoxon signed rank test.
Kesimpulan: Adanya pengaruh tingkat kecemasan pada pasien pre operasi bedah saraf sebelum dan setelah pemberian informasi prosedur anestesi umum melalui video.
Kata kunci: Anestesi umum, Bedah Saraf, Kecemasan, Prosedur Anestesi Umum, Video Edukasi.