HUBUNGAN DURASI INTUBASI ENDOTRACHEAL TUBE DENGAN SATURASI OKSIGEN PADA PASIEN BEDAH SARAF DI RSUD KANJURUHAN MALANG

HUBUNGAN DURASI INTUBASI ENDOTRACHEAL TUBE DENGAN SATURASI OKSIGEN PADA PASIEN BEDAH SARAF DI RSUD KANJURUHAN MALANG
2025-05-09
id
Thesis
text
Latar Belakang: Tindakan intubasi endotracheal tube merupakan tindakan penting dalam prosedur anestesi, terutama pada pasien bedah saraf, tindakan ini dapat memicu penurunan saturasi oksigen, tindakan ini membutuhkan durasi yang optimal untuk mengurangi terjadinya komplikasi. Durasi intubasi endotracheal tube mengacu pada periode waktu dimana endotracheal tube ditempatkan dan dipertahankan di dalam saluran napas pasien. Proses ini melibatkan pemasangan tabung melalui mulut atau hidung ke dalam trakea untuk memberikan saluran napas pasien yang tidak adekuat. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan durasi intubasi endotracheal tube dengan saturasi oksigen pada pasien bedah saraf di RSUD Kanjuruhan Malang. Metode: Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah observasional analitik dengan desain cross sectional. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan tehnik total sampling berjumlah 40 responden. Uji statistik dengan Uji Chi Square dan Uji koefisien kontingensi. Hasil: Pada karakteristik menunjukkan mayoritas berjenis kelamin perempuan yaitu 21 responden (52,5%), berdasarka usia paling banyak berusia 46-55 tahun 14 responden (35%), berdasarkan status fisik ASA mayoritas ASA II 36 responden (90%) pada uji chi square didapatkan p value 0,000 dan dilanjutkan uji koefisien kontingensi didapatkan nilai 0,550 Kesimpulan: Adanya hubungan durasi intubasi endotracheal tube dengan saturasi oksigen dengan keeratan hubungan kategori sedang pada pasien bedah saraf di RSUD Kanjuruhan Malang. Kata Kunci: bedah saraf, durasi intubasi, endotracheal tube,saturasi oksigen