PENGELOLAAN SAMPAH DI PASAR SERANGAN YOGYAKARTA
PENGELOLAAN SAMPAH DI PASAR SERANGAN YOGYAKARTA
2025-06-05
id
Thesis
text
Latar Belakang: Masalah pengelolaan sampah, terutama di pasar tradisional, masih menjadi persoalan yang belum terselesaikan hingga saat ini. Pedagang buah dan sayur di Pasar Serangan membuang sisa dagangan yang sudah busuk di pinggir lapak sehingga menimbulkan timbulan sampah yang bau. Sampah terlihat berceceran diluar maupun di dalam pasar sehingga menimbulkan bau dan kondisi yang tidak enak dipandang. Timbulan sampah yang terus meningkat dan tidak dapat dibuang ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) menjadi tantangan tersendiri.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengelolaan sampah di Pasar Serangan, Yogyakarta.
Metode: Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif melalui observasi, penimbangan timbulan sampah, dan checklist berdasarkan kriteria pasar sehat.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata timbulan sampah mencapai 150 kg/hari. Pengelolaan sampah dilakukan dengan cara memilah sampah organik untuk dijadikan kompos, sampah anorganik botol dijual ke pengepul, dan sampah anorganik plastik serta residu dibuang ke TPS.
Kesimpulan: Pengelolaan ini belum memenuhi standar pasar sehat sesuai Permenkes No. 17 Tahun 2020, karena masih banyak pedagang yang belum melakukan pemilahan sampah, fasilitas pewadahan sampah yang belum tersedia, serta kondisi TPS yang tidak kuat, tidak kedap air, dan menjadi tempat perindukan hewan pembawa penyakit.
Kata kunci: Sampah, pasar, pengelolaan sampah, timbulan sampah