GAMBARAN KEBIASAAN MENYIKAT GIGI DAN STATUS OHI-S PADA ANAK USIA 13-15 TAHUN

GAMBARAN KEBIASAAN MENYIKAT GIGI DAN STATUS OHI-S PADA ANAK USIA 13-15 TAHUN
2025-06-24
en
Thesis
text
Latar Belakang: Hasil Survei Kesehatan Indonesia 2023 menunjukkan bahwa proporsi frekuensi menyikat gigi warga DIY yang menyikat gigi dengan waktu yang tepat yaitu hanya 10,0%. Dalam pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut menyikat gigi menjadi indikator penting yang perlu diperhatikan, karena menyikat gigi merupakan tindakan pencegahan dasar yang dianjurkan untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. Tujuan: Diketahuinya gambaran kebiasaan menyikat gigi dan status OHI-S pada anak usia 13-15 tahun. Metode: Metode penelitian deskriptif dengan desain Cross Sectional. Aspek yang diteliti kebiasaan menyikat gigi dan status OHI-S, populasi siswa SMP Ali Maksum Krapyak dengan jumlah sampel 70 responden dihitung menggunakan rumus slovin dengan kriteria inklusi eksklusi, teknik pengambilan sampel dengan menggunakan proportionate stratified random sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner dan lembar pemeriksaan, pengolahan data menggunakan distribusi frekuensi dan tabulasi silang. Penelitian dilakukan di SMP Ali Maksum Krapyak pada bulan April-Mei 2025. Hasil: Responden memiliki kebiasaan menyikat gigi kriteria baik sebanyak (45,7%), sedang (44,3%) dan buruk (10%). Responden memiliki status OHI-S kriteria baik sebanyak (37,1%), sedang (47,14%) dan buruk (15,7%). Kesimpulan: Kebiasaan menyikat gigi pada anak usia 13-15 tahun di SMP Ali Maksum Krapyak termasuk dalam kriteria baik, dan hasil status OHI-S termasuk dalam kriteria sedang. Kata Kunci: Kebiasaan Menyikat Gigi, Status OHI-S