Gambaran Demografi Akseptor KB IUD Pada WUS Di Puskesmas Sleman Tahun 2024

Gambaran Demografi Akseptor KB IUD Pada WUS Di Puskesmas Sleman Tahun 2024
2025-06-26
id
Thesis
other
Latar Belakang : Penggunaan kontrasepsi IUD (Intrauterine Device) masih tergolong rendah meskipun memiliki efektivitas tinggi dan perlindungan jangka panjang. Di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), proporsi pengguna IUD lebih rendah dibandingkan metode suntik dan pil. Di Kabupaten Sleman, penggunaan KB IUD tidak mengalami kenaikan yang signifikan dan lebih rendah dari kenaikan KB yang lain. Rendahnya pemilihan IUD dapat dipengaruhi oleh faktor demografi seperti usia, pendidikan, pekerjaan, dan paritas. Tujuan Penelitian : Mengetahui gambaran faktor demografi wanita usia subur pengguna kontrasepsi IUD di Puskesmas Sleman tahun 2024. Metode Penelitian : Jenis penelitian ini adalah deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Data diperoleh dari sumber sekunder berupa register peserta KB aktif dan buku kohort KB di Puskesmas Sleman tahun 2024. Populasi penelitian berjumlah 61 wanita usia subur pengguna aktif IUD. Data univariat dan disajikan dalam bentuk distribusi frekuensi serta persentase. Hasil Penelitian : Mayoritas responden berada dalam usia reproduksi sehat (20–35 tahun) sebanyak 35 orang (57,38%), pendidikan terakhir SMA sebanyak 49 orang (80,33%), bekerja sebanyak 50 orang (81,97%), dan memiliki paritas 2–3 anak sebanyak 41 orang (67,21%). Kesimpulan : Wanita usia subur pengguna kontrasepsi IUD di Puskesmas Sleman tahun 2024 didominasi oleh mereka yang berada dalam usia reproduksi sehat, berpendidikan menengah, bekerja, dan memiliki dua hingga tiga anak. Kata Kunci : Demografi, IUD, Akseptor, WUS, Puskesmas Sleman