PROSES ASUHAN GIZI TERSTANDAR (PAGT) PADA PASIEN
ULKUS DIABETIKUM DENGAN INSUFISIENSI RENAL DAN
BACTERIAL INFECTION RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT
PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA
PROSES ASUHAN GIZI TERSTANDAR (PAGT) PADA PASIEN
ULKUS DIABETIKUM DENGAN INSUFISIENSI RENAL DAN
BACTERIAL INFECTION RAWAT INAP DI RUMAH SAKIT
PKU MUHAMMADIYAH YOGYAKARTA
2025-05-19
en
Thesis
text
Latar Belakang : Menurut International Diabetes Federation (IDF) 2021 terdapat
537 juta populasi usia 20-79 tahun di dunia memiliki penyakit diabetes melitus
(DM). Terdapat 6,7 juta kematian yang disebabkan DM. Menurut Survey Kesehata
Indonesia (SKI) tahun 2023 prevalensi DM berdasarkan diagnosis dokter di
Indonesia pada penduduk usia ≥15 tahun sebesar 2,2%. Prevalensi DM di Daerah
Istimewa Yogyakarta berdasarkan diagnosis dokter di Indonesia pada penduduk
usia ≥15 tahun sebesar 3,6%.
Tujuan : Mengkaji hasil Penatalaksanaan Proses Asuhan Gizi Terstandar Pada
Pasien Ulkus Diabetikum dengan Insufisiensi Renal dan Bacterial Infection Rawat
Inap di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Yogyakarta.
Metode : Jenis penelitian yaitu deskriptif observasional. Subjek penelitian
berjumlah satu orang. Data primer diperoleh dari pengukuran dan wawancara, data
sekunder diperoleh dari rekam medis.
Hasil : Skrining gizi pasien berisiko malnutrisi, status gizi kurang menggunakan
percentile Lila. GDS, HbA1c tinggi, hb, hematokrit, eritrosit rendah, ureum,
kreatinin tinggi, leukosit, netrofil tinggi, limfosit rendah. Kondisi lemah, pusing,
nafsu makan menurun, nyeri ulkus, edema kedua kaki, tekanan darah, nadi, suhu,
respirasi normal. Diagnosis gizi meliputi domain intake (NI), domain clinis (NC),
domain behavior (NB). Intervensi gizi direncanakan dan diimplementasikan
berdasarkan permasalahan diagnosis gizi. Monev meliputi antropometri, biokimia,
fisik/klinis, asupan makan, serta edukasi dan konseling.
Kesimpulan : GDS normal, hb meningkat. Keluhan fisik membaik, tekanan darah,
nadi, suhu, dan respirasi stabil dalam batas normal. Asupan makan meningkat
sesuai dengan kebutuhan. Edukasi mencapai keberhasilan pasien tidak konsumsi
makanan dari luar RS, serta dapat mereview kembali materi konseling.
Kata Kunci : Proses Asuhan Gizi Terstandar (PAGT), Diabetes Melitus,
Komplikasi.