PERBEDAAN HASIL PEMERIKSAAN KADAR KALIUM MENGGUNAKAN TEKNIK SETENGAH DAN SATU VOLUME REAGEN SAMPEL SESUAI DENGAN STANDARD OPERATING PROCEDURE (SOP)

PERBEDAAN HASIL PEMERIKSAAN KADAR KALIUM MENGGUNAKAN TEKNIK SETENGAH DAN SATU VOLUME REAGEN SAMPEL SESUAI DENGAN STANDARD OPERATING PROCEDURE (SOP)
2025-05-28
id
Thesis
text
ABSTRAK Latar Belakang: Pemeriksaan kadar kalium sangat penting dalam analisis kimia klinis, berperan dalam pemantauan penyakit kronis seperti Diabetes Mellitus (DM) dan hipertensi berbagai fungsi fisiologis. Penggunaan teknik setengah volume reagen sampel pada pengukuran kadar kalium di laboratorium perlu diperhatikan ada atau tidaknya pengorbanan dari keakuratan hasil. Tujuan: Diketahui perbedaan hasil kadar kalium berdasarkan penggunaan teknik dalam proses pemeriksaan, khususnya membandingkan teknik setengah dan satu volume sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP). Metode: Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan Posttest Only Design, melibatkan sampel sisa serum dari pasien pra lansia dan lansia di Puskemas Bantul 1 yang jumlah 31 sampel dengan fokus pada pengukuran kadar kalium menggunakan metode Photometric Turbidimetric Test pada panjang gelombang 578 nm menggunakan spektrofotometer. Hasil: Analisis secara deskriptif menunjukkan nilai rata-rata kadar kalium menggunakan teknik setengah volume yaitu 4,38 mEq/L dan satu volume yaitu 3,92 mEq/L. Sedangkan analisis statistik menggunakan 2 Independent Samples (Mann Whitney U) didapatkan hasil Asymp.Sig.(2-tailed) sebesar 0,078 (>0,05) menunjukan tidak terdapat perbedaan yang signifikan. Kesimpulan: Tidak terdapat perbedaan yang signifikan dari hasil pemeriksaan kadar kalium menggunakan teknik setengah dan satu volume sesuai dengan SOP. Kata Kunci: Kalium, Teknik Setengah Volume, Reagen dan Sampel