GAMBARAN KADAR Fe DAN KEKERUHAN AIR SUMUR GALI DI DUSUN BAYEMREJO, KALIKEBO, TRUCUK, KLATEN TAHUN 2025
GAMBARAN KADAR Fe DAN KEKERUHAN AIR SUMUR GALI DI DUSUN BAYEMREJO, KALIKEBO, TRUCUK, KLATEN TAHUN 2025
2025-06-25
en
Thesis
text
Latar Belakang: Sumur gali masih menjadi sumber utama air bersih di Dusun Bayemrejo. Namun, kondisi lingkungan yang bervariasi menimbulkan potensi permasalahan kualitas air, khususnya terkait tingginya kadar besi (Fe) dan kekeruhan air. Kualitas air yang tidak memenuhi baku mutu dapat membahayakan kesehatan masyarakat, sehingga perlu dilakukan pemeriksaan kualitas air sumur gali secara berkala.
Tujuan: Mengetahui gambaran kadar Fe (besi) dan Tingkat kekeruhan air sumur gali di Dusun Bayemrejo, Kalikebo, Trucuk, Klaten Tahun 2025.
Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Sampel pada penelitian ini 56 sumur gali yang dipilih secara acak menggunakan Teknik proportional random sampling. Pemilihan sampel dalam tiap RT dilakukan secara acak menggunakan bantuan aplikasi spinner. Pengambilan sampel menggunakan metode grab sample berdasarkan SNI 8995:2021, dengan pengukuran kekeruhan menggunakan turbidity meter dan kadar Fe diuji di laboratorium dengan metode spektofotometri
Hasil: Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa sebanyak 50 sampel (89,3%) memenuhi syarat kadar besi (Fe) dengan konsentrasi ≤ 0,2 mg/L, sedangkan 6 sampel (10,7%) tidak memenuhi syarat dengan kadar Fe > 0,2 mg/L, dengan kadar Fe tertinggi sebesar 0,28 mg/L. Untuk parameter kekeruhan, seluruh 56 sampel (100%) memenuhi baku mutu dengan nilai kekeruhan berkisar antara 0,12 NTU hingga 1,31 NTU.
Kesimpulan: Sebagian besar air sumur gali di Dusun Bayemrejo memenuhi syarat kualitas air bersih berdasarkan kadar besi (Fe) dan kekeruhan sesuai baku mutu Permenkes No.2 Tahun 2023. Namun, perlu dilakukan pemantauan berkala dan upaya pengelolaan sumur secara rutin, terutama pada sumur yang menunjukkan kadar Fe melebihi ambang batas.
Kata Kunci: Air sumur gali, Fe (besi), kekeruhan, kualitas air.