GAMBARAN KEPADATAN DAN UPAYA PENGENDALIAN LALAT DI PASAR SLEMAN KABUPATEN SLEMAN
GAMBARAN KEPADATAN DAN UPAYA PENGENDALIAN LALAT DI PASAR SLEMAN KABUPATEN SLEMAN
2025-06-18
en
Thesis
text
Latar belakang: Pasar merupakan tempat umum dengan aktivitas jual beli yang
intens, berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya lalat akibat keberadaan
sampah organik dan drainase yang kurang memadai. Lalat sebagai vektor mekanik
dapat menyebarkan penyakit seperti diare dan tifoid. Oleh karena itu, diperlukan
pengendalian lalat secara efektif.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan kepadatan lalat dan upaya
pengendaliannya di Pasar Sleman, Kabupaten Sleman.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode survei observasional dengan
pendekatan cross-sectional. Pengukuran kepadatan lalat dilakukan menggunakan
fly grill pada tiga waktu berbeda (05.00, 07.00, dan 09.00 WIB) di tiga lokasi: los
ayam, los ikan, dan los daging. Selain itu, dilakukan observasi dan wawancara
dengan pedagang serta pengelola pasar.
Hasil: Kepadatan lalat berkisar dari kategori rendah hingga sedang, dengan nilai
tertinggi sebesar 4,2 ekor/grill di los daging pukul 09.00. Upaya pengendalian yang
dilakukan meliputi pengangkutan sampah secara berkala, penutupan saluran
drainase, dan pembersihan rutin. Namun, pengelolaan sampah di TPS belum
optimal karena belum dilakukan pemilahan.
Kesimpulan: Kepadatan lalat tertinggi ditemukan pada los daging dan masih
tergolong sedang. Rekomendasi pengendalian yang disarankan adalah penggunaan
yellow trap sebagai metode pengendalian mekanik lalat. Perlu juga ditingkatkan
pengelolaan sampah dengan penyediaan tempat sampah tertutup dan pemilahan
sampah.
Kata kunci: kepadatan lalat, pengendalian lalat, fly grill, Pasar Sleman