PROSES ASUHAN GIZI TERSTANDAR PADA PASIEN DENGUE HEMMORHAGIC FEVER (DHF) DENGAN GASTROENTRITIS DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH WONOSARI

PROSES ASUHAN GIZI TERSTANDAR PADA PASIEN DENGUE HEMMORHAGIC FEVER (DHF) DENGAN GASTROENTRITIS DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH WONOSARI
2025-05-26
id
Thesis
text
Latar Belakang: Data Dinas Kesehatan DIY tahun 2024 kasus DBD terbanyak di DIY yaitu terjadi di Gunung Kidul dengan total kasus 603 kasus. Terdapat 2 pasien yang meninggal. Jumlah diare yang terdata di Daerah Istimewa Yogyakarta pada tahun 2022 sebanyak 26.502, di Kabupaten gunung kidul terdata sebanyak 4.689 kasus pada semua umur dan pada balita sebanyak 1.259 kasus. Tujuan Penellitian: Mengkaji penatalaksanaan proses asuhan gizi terstandar pada pasien dengue hemmorhagic fever (DHF) dengan gastroentritis di Rumah Sakit Umum Daerah Wonosari Metode: Jenis penelitian deskriptif dengan desain penelitian studi kasus . Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, pengukuran antropometri, data sekunder, dan dokumentasi Hasil: Skirning gizi menggunakan formulir strongkids didaptakna hasil pasien beresiko sedang malnutrisi. Berat badan pasien 20,95 kg dengan tinggi badan 125 cm. Status gizi pasien berdasarkan BB/U termasuk underweught dan berdasarkan IMT/U termasuk gizi kurang. Pemeriksaan hematokrit tinggi, trombosit rendah, dan pemeriksaan Dengue Blot IgG dan Dengue Blot IgM menunjukkan hasil positif. KU sedang, composmentis, diare, mual, muntah dan nyeri perut. Kebiasaan makan pasien masih belum stabil. Diagnosis meliputi domain asupan dan domain kebiasaan. Pemberian diet sesuai dengan kebutuhan pasien. Hasil monitoring dan evaluasi pasien hematokrit sudah normal tetapi trombosit masih rendah. Keluhan fisik/klinis sudah berkurang, asupan makan pasien masih mengalami penurunan dan peningkatan. Kesimpulan: Dari hasil penelitian diketahui satstus gizi pasien kurang. Kondisi pasien sedang CM, diare, mual, muntah dan nyeri perut, hematokrit tinggi, trombosit rendah, Dengue Blot IgG dan Dengue Blot IgM positif, berdasarkanhasil monitoring dan evaluasi hematokrit perlahan normal tetapi trombosit masih rendah, asupan makan pasien masih mengalami penurunan dan peningkatan. Kata Kunci: DHF, gastroenteritis, Proses Asuhan Gizi Terstandar