KAJIAN PENGETAHUAN DAN KEPATUHAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH PADA REMAJA PUTRI DI DESA BANGUNJIWO, KASIHAN, BANTUL
KAJIAN PENGETAHUAN DAN KEPATUHAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH PADA REMAJA PUTRI DI DESA BANGUNJIWO, KASIHAN, BANTUL
2025-05-15
id
Thesis
text
Latar belakang: Anemia merupakan kondisi tubuh yang ditandai dengan kadar hemoglobin (Hb) dalam darah lebih rendah dari batas normal (12 – 15 gr/dl). Salah satu upaya yang dilakukan pemerintah Indonesia untuk mengatasi masalah anemia yaitu pemberian Tablet Tambah Darah (TTD) atau tablet zat besi pada remaja putri. Berdasarkan data Survey Kesehatan Indonesia 2023, di provinsi DIY sebesar 77,2%. Cakupan pemberian TTD pada remaja putri di Kabupaten Bantul pada tahun 2022 adalah 75,69%.
Tujuan: Untuk mengetahui tingkat pengetahuan dan kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri di Desa Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan, Kabupaten Bantul.
Metode: Penelitian ini dilakukan menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini menggunakan teknik simple random sampling. Jumlah sampel yaitu 65 remaja putri. instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner. Analisis data menggunakan analisis deskriptif.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja putri tingkat SMP sebanyak 32 (49%) responden dan tingkat SMA sebanyak 33 (51%) responden. Remaja putri yang memiliki pengetahuan baik sebanyak 59 (91%) responden dan pengetahuan yang kurang baik sebanyak 6 (9%) responden. Remaja putri yang menerima tablet tambah darah sebanyak 53 (82%) responden dan yang tidak menerima sebanyak 12 (18%) responden. Remaja putri yang patuh mengonsumsi tablet tambah darah sebanyak 51 (78%) responden dan yang tidak patuh mengonsumsi sebanyak 14 (22%) responden.
Kesimpulan: Sebagian besar remaja putri memiliki pengetahuan yang baik dan kepatuhan konsumsi yang baik.
Kata Kunci: remaja, pengetahuan,kepatuhan, anemia, tablet tambah darah