Gambaran Perilaku Menyikat Gigi dan Tingkat Kebersihan Mulut Pada Remaja

Gambaran Perilaku Menyikat Gigi dan Tingkat Kebersihan Mulut Pada Remaja
KODEPRODI12402#Kesehatan Gigi D3
2025-07-07
en
Other
text
Latar Belakang : Persentase penduduk yang menyikat gigi dengan benar yaitu menyikat gigi dua kali sehari, setelah sarapan dan sebelum tidur malam hanya sebesar 2,8%. Berdasarkan hasil studi pendahuluan yang telah dilakukan pada bulan Oktober 2024 dengan hasil 60% anak belum mengetahui cara menyikat gigi yang baik dan benar. Tujuan Penelitian : Diketahuinya gambaran perilaku menyikat gigi dan tingkat kebersihan mulut pada remaja Metode Penelitian : Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Populasi penelitian adalah 65 remaja berusia 15-17 tahun di Pondok Pesantren Mlangi Nogotirto Gamping Sleman, dengan pengambilan sampel menggunakan teknik sampel jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner untuk perilaku menyikat gigi dan pemeriksaan OHI-S untuk tingkat kebersihan mulut. Hasil Penelitian : Tingkat perilaku menyikat gigi responden sebagian besar dalam kategori baik (46,2%), namun tingkat kebersihan mulut (skor OHI-S) mayoritas berada pada kategori sedang (60,0%). Ditemukan juga bahwa meskipun sebagian besar responden berusia 17 tahun memiliki perilaku menyikat gigi yang baik (69,2%), responden berusia 15 tahun cenderung memiliki skor OHI-S sedang (80,0%). Tabulasi silang antara perilaku menyikat gigi dan tingkat kebersihan mulut menunjukkan bahwa sebagian besar responden dengan perilaku menyikat gigi yang baik masih memiliki skor OHI-S dalam kategori sedang (84,6%). Kesimpulan : perilaku menyikat gigi remaja di Pondok Pesantren Mlangi Nogotirto Gamping Sleman sudah cukup baik, tingkat kebersihan mulut mereka masih dalam kategori sedang. Hal ini menunjukkan bahwa perilaku menyikat gigi yang baik perlu didukung oleh faktor lain seperti teknik menyikat gigi yang benar. Kata Kunci : Perilaku, Menyikat Gigi, Skor OHI-S, Remaja.