PENGARUH MEDIA VIDEO ANIMASI TERHADAP PENGETAHUAN GIGI BERJEJAL DAN MINAT PENGGUNAAN ALAT ORTODONTI DI KLINIK SWASTA
PENGARUH MEDIA VIDEO ANIMASI TERHADAP PENGETAHUAN GIGI BERJEJAL DAN MINAT PENGGUNAAN ALAT ORTODONTI DI KLINIK SWASTA
2025-07-09
id
Thesis
text
PENGARUH MEDIA ANIMASI TERHADAP PEN GETAHUAN GIGI BERJEJAL DAN MINAT PENGGUNAANALAT ORTODONTI DI KLINIK SWASTA
Shafa Ananda Aulia1, Wiworo Haryani2, Dewi Risnawati3
1,2,3Jurusan Kesehatan Gigi, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta
JL. Kyai Mojo No. 56, Pingit, Yogyakarta
email : shafaananda64@gmail.com, haryaniwiworo@gmail.com,
dewijkgyk@gmail.com
ABSTRAK
Latar Belakang: Prevalensi gigi berjejal mencapai 60-70% di Indonesia berdasarkan Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Hal ini berkaitan dengan rendahnya Pengetahuan Gigi Berjejal dan Minat Penggunaan Alat Ortodonti sehingga menjadi faktor risiko yang menunjukkan perlunya edukasi kesehatan yang tepat, seperti penggunaan media video yang menarik dan informatif.
Tujuan: Diketahuinya pengaruh media video animasi terhadap pengetahuan gigi berjejal dan minat penggunaan alat ortodonti di klinik swasta.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode eksperimen semu (quasi-experiment) dengan pendekatan Pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan jumlah sampel 60 responden yang terbagi menjadi dua kelompok, yaitu 30 responden kelompok eksperimen dan 30 responden kelompok kontrol. Penelitian dilakukan di bulan Mei-Juni 2025 di Klinik Swasta Kana Dental, Praktik drg. Krisna Amretasari, Sp.Ort, Jl. Parangtritis Km 8,5, Dadapan Kidul, Timbulharjo, Sewon, Bantul, DI Yogyakarta. Instrument yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data menggunakan Uji Wilcoxon dan Uji Mann Whitney.
Hasil: Pengetahuan gigi berjejal sebelum dilakukan promosi yaitu dengan kriteria kurang (46,7%) menjadi kriteria baik (96,7%). Minat menggunakan alat ortodonti sebelum dilakukan promosi menggunakan media video yaitu dengan kriteria cukup (43,3%) menjadi kriteria baik (86,7%). Hasil Uji Mann Whitney pada variabel pengetahuan diperoleh nilai p-value 0,003 yang beraarti ada perbedaan yang bermakna antara kelompok eksperimen dan kontrol. Variabel minat menggunakan Uji Mann Whitney memperoleh nilai p-value 0,491 yang berarti tidak ada pengaruh yang bermakna antara kelompok eksperimen dan kontrol.
Kesimpulan: Promosi menggunakan mendia video animasi berpengaruh terhadap pengetahuan gigi berjejal dan minat penggunaan alat ortodonti.
Kata Kunci: Video Animasi, Gigi Berjejal, Minat, Ortodonti, Klinik Swasta