Gambran pH Saliva dan Jumlah Karies Pada Pengguna Rokok Konvensional
Gambran pH Saliva dan Jumlah Karies Pada Pengguna Rokok Konvensional
2025-05-19
id
Thesis
text
Rokok konvensional mengandung berbagai zat berbahaya yang dapat mempengaruhi kondisi rongga mulut. Salah satu dampaknya adalah menurunkan produksi dan pH saliva yang dapat meningkatkan risiko terjadinya karies gigi akibat proses demineralisasi. Studi terdahulu menunjukkan bahwa prevalensi karies gigi pada perokok mencapai 96%.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk diketahuinya gambaran pH saliva dan jumlah karies pada pengguna rokok konvensional.
Metode : Jenis penelitian ini adalah penelitian deksriptif. Desain penelitian ini menggunakan desain cross-sectional. Populasi berjumlah 79 orang dan sampel dalam penelitian ini berjumlah 65 orang pengguna rokok konvensional yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian adalah format pH saliva dan jumlah karies. Analisis data disajikan dalam bentuk frekuensi dan tabulasi silang.
Hasil : Hasil penelitian pada pengguna rokok konvensional memiliki pH saliva asam sebesar 78,5% serta jumlah karies dengan kategori sedang sebesar 47,7%. Pada kelompok responden jumlah rokok >20 batang per hari, memiliki pH saliva asam sebesar 93,3% dan jumlah karies kategori tinggi sebesar 73,3%. Responden dengan frekuensi merokok >10 kali per hari memiliki pH saliva asam sebesar 87,1%, sedangkan frekuensi merokok 6 – 10 kali per hari menunjukkan jumlah karies kategori sedang sebesar 66,7%.
Kesimpulan : Pengguna rokok konvensional memiliki pH saliva asam dengan jumlah karies pada kategori sedang.
Kata Kunci : Rokok konvensional, pH Saliva, Jumlah Karies.