GAMBARAN PENERIMAAN BAHAN MAKANAN LAUK HEWANI DI INSTALASI GIZI RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH GAMPING

GAMBARAN PENERIMAAN BAHAN MAKANAN LAUK HEWANI DI INSTALASI GIZI RUMAH SAKIT PKU MUHAMMADIYAH GAMPING
2025-09-06
en
Thesis
text
Latar Belakang : Penerimaan bahan makanan lauk hewani merupakan salah satu tahapan penting dalam penyelenggaraan makanan di rumah sakit. Bahan makanan lauk hewani bersifat mudah rusak secara fisik dan mikrobiologis, sehingga proses penerimaan yang tepat sangat diperlukan untuk menjamin mutu dan keamanan pangan yang akan disajikan kepada pasien. Ketidaktepatan dalam proses penerimaan dapat mempengaruhi pada kualitas makanan dan pelayanan gizi di rumah sakit. Berdasarkan pengamatan awal yang dilakukan di Instalasi Gizi RS PKU Muhammadiyah Gamping, ditemukan adanya ketidaktepatan waktu dan spesifikasi dalam penerimaan bahan makanan lauk hewani. Tujuan : Mengetahui kegiatan penerimaan bahan makanan lauk hewani di Instalasi Gizi Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping. Metode : Penelitian ini menggunakan metode observasional. Objek dalam penelitian ini adalah bahan makanan lauk hewani yang diterima dalam waktu lima hari pada siklus menu di Instalasi Gizi Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping. Variabel penelitian ini yaitu ketepatan jenis, jumlah, spesifikasi, dan waktu penerimaan lauk hewani. Hasil : Penerimaan bahan makanan berdasarkan jenis lauk hewani 100% tepat. Berdasarkan jumlah lauk hewani yang diterima. Berdasarkan jumlah, 97,5% tepat dan 2,5% tidak tepat yaitu pada penerimaan bahan makanan lauk hewani menu VIII. Pihak rekanan tetap melengkapi bahan makanan yang kurang. Berdasarkan Spesifikasi, 97,5% tepat dan 2,5% tidak tepat yaitu pada penerimaan menu VIII. Berdasarkan waktu pada penerimaan bahan makanan, 82,5% tepat dan 17,5% tidak tepat yaitu pada menu V dan menu VIII. Hal tersebut dikarenakan barang datang melebihi batas waktu yang ditetapkan. Kesimpulan : Penerimaan bahan makanan lauk hewani di Instalasi Gizi Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Gamping sudah tepat untuk jenis, namun masih ditemukan ketidaktepatan pada aspek jumlah, spesifikasi, dan waktu penerimaan. Kata Kunci : Ketepatan Penerimaan, Lauk Hewani, Penerimaan bahan makanan.