Gambaran Tingkat Pengatahuan Stunting Tentang Ibu Yang Mempunyai Balita Di Puskesmas Imogiri II Tahun 2025

Gambaran Tingkat Pengatahuan Stunting Tentang Ibu Yang Mempunyai Balita Di Puskesmas Imogiri II Tahun 2025
2025-06-27
en
Thesis
text
ABSTRAK Latar Belakang: Stunting merupakan masalah kesehatan yang ditandai dengan kekurangan gizi kronis pada balita, yang berdampak pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak. Prevalensi stunting di Indonesia masih tinggi, termasuk di wilayah Kabupaten Bantul, khususnya di Puskesmas Imogiri II yang memiliki angka stunting tertinggi di wilayah tersebut. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran tingkat pengetahuan tentang stunting pada ibu yang memiliki balita di Puskesmas Imogiri II berdasarkan karakteristik usia, pendidikan, pekerjaan, dan sumber informasi. Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Responden penelitian adalah ibu yang memiliki balita dan berkunjung ke Puskesmas Imogiri II pada bulan Juni 2025. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan secara univariat untuk mengetahui distribusi frekuensi masing-masing variabel. Hasil: Dari 37 Ibu, sebagian besar ibu balita memiliki tingkat pengetahuan yang baik tentang stunting (64,9%). Mayoritas responden berusia 20–35 tahun, berpendidikan menengah atas (SMA), bekerja, dan mendapatkan informasi tentang stunting dari tenaga kesehatan. Pengetahuan yang baik lebih banyak dimiliki oleh ibu dengan karakteristik tersebut. Kesimpulan: Sebagian besar ibu balita di Puskesmas Imogiri II memiliki pengetahuan yang baik tentang stunting, terutama pada kelompok usia dewasa, berpendidikan menengah, bekerja, dan memperoleh informasi dari tenaga kesehatan. Hasil ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi upaya peningkatan edukasi dan pencegahan stunting di wilayah kerja Puskesmas Imogiri II. Kata kunci: Tingkat pengetahuan, Stunting