PENGARUH VARIASI KONSENTRASI AIR TEBU (Saccharum officinarum L.) SEBAGAI PELARUT MEDIA BLOOD AGAR PLATE (BAP) UNTUK PERTUMBUHAN BAKTERI Streptococcus pneumoniae

PENGARUH VARIASI KONSENTRASI AIR TEBU (Saccharum officinarum L.) SEBAGAI PELARUT MEDIA BLOOD AGAR PLATE (BAP) UNTUK PERTUMBUHAN BAKTERI Streptococcus pneumoniae
2025-05-28
en
Thesis
text
Streptococcus pneumoniae merupakan bakteri patogen penyebab utama pneumonia yang masih menjadi masalah kesehatan di Indonesia. Identifikasi bakteri ini umumnya menggunakan media Blood Agar Plate (BAP) dengan akuades sebagai pelarut, namun diperlukan alternatif yang lebih ekonomis dan kaya nutrisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi air tebu (Saccharum officinarum L.) sebagai pelarut media BAP terhadap pertumbuhan Streptococcus pneumoniae. Jenis penelitian adalah eksperimental laboratorium dengan rancangan post-test only control group. Sampel berupa biakan murni Streptococcus pneumoniae diinokulasikan pada media BAP dengan pelarut akuades (kontrol) dan air tebu dengan konsentrasi 2,5%, 5%, 7,5%, 10%, 12,5%, dan 15%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media BAP dengan variasi konsentrasi air tebu mampu meningkatkan pertumbuhan koloni Streptococcus pneumoniae dibandingkan dengan kontrol. Konsentrasi optimal diperoleh pada 7,5% air tebu dengan rerata diameter koloni dan zona hemolisis terbesar. Air tebu dapat digunakan sebagai pelarut alternatif pada media BAP, dengan konsentrasi optimal 7,5% untuk menunjang pertumbuhan Streptococcus pneumoniae. Kata kunci: Streptococcus pneumoniae, Blood Agar Plate, air tebu, pertumbuhan bakteri