Gambaran Indikator Kepadatan Larva Aedes aegypti dan Upaya Pengendalian oleh Kader di Wilayah Kerja Puskesmas Kasihan II
Gambaran Indikator Kepadatan Larva Aedes aegypti dan Upaya Pengendalian oleh Kader di Wilayah Kerja Puskesmas Kasihan II
2025-09-02
en
Thesis
text
ABSTRAK
Latar Belakang: Demam Berdarah Dengue (DBD) yang disebabkan virus dengue
dan ditularkan oleh Aedes aegypti serta Aedes albopictus masih menjadi masalah
kesehatan masyarakat di Kabupaten Bantul, khususnya di wilayah kerja Puskesmas
Kasihan II. Tahun 2024, Kalurahan Ngestiharjo mencatat peningkatan kasus dengan
Angka Bebas Jentik (ABJ) hanya 81%, di bawah standar 95% sesuai Permenkes
No. 2 Tahun 2023
Tujuan: Menggambarkan indikator kepadatan larva Aedes aegypti (House Index,
Container Index, Breteau Index) dan upaya pengendalian yang dilakukan oleh
kader kesehatan di wilayah kerja Puskesmas Kasihan II
Metode: Penelitian deskriptif ini menggunakan data sekunder hasil survei jentik
Puskesmas Kasihan II tahun 2024 dan wawancara terhadap 12 kader kesehatan di
Kalurahan Ngestiharjo. Variabel yang dikaji meliputi HI, CI, BI, dan bentuk upaya
pengendalian.
Hasil: Nilai HI sebesar 5,37% (risiko tinggi), CI 5,36% (risiko sedang), dan BI
13,03% (risiko sedang). Upaya kader meliputi kegiatan 3M Plus, pemberian
larvasida dan pemberian ikan pemakan jentik. Upaya pengedalian di Wilayah
Ngestiharjo masih dilakukan oleh kader bukan oleh masyarakat sendiri.
Kesimpulan: Risiko penularan DBD di wilayah Puskesmas Kasihan II masih
tergolong tinggi. Penguatan peran kader, serta peningkatan keterlibatan masyarakat
diperlukan untuk efektivitas pengendalian vektor
Kata Kunci: Demam Berdarah Dengue, Aedes aegypti, House Index,
Container Index, Breteau Index, Kader, Pengendalian Vektor