ASUHAN BERKESINAMBUNGAN PAD NY. A USIA 27 TAHUN GIP0A0AH0 DARI MASA KEHAMILAN SAMPAI KELUARGA BERENCANA DI PUSKESMAS KOTAGEDE II KOTA YOGYAKARTA

ASUHAN BERKESINAMBUNGAN PAD NY. A USIA 27 TAHUN GIP0A0AH0 DARI MASA KEHAMILAN SAMPAI KELUARGA BERENCANA DI PUSKESMAS KOTAGEDE II KOTA YOGYAKARTA
2022-07-01
en
Thesis
text
Berdasarkan Profil Kesehatan DIY tahun 2019, Angka Kematian Ibu di DIY pada tahun 2019 sebanyak 36 kasus. Kasus terbanyak terjadi di Kabupaten Bantul dengan 13 kasus. Sedangkan AKB Provinsi DIY pada tahun 2019 sebanyak 315 kasus. Kasus kematian bayi tertinggi terletak di Kabupaten Bantul dengan jumlah 110 kasus.1 Untuk membantu mengurangi AKI dan AKB maka peran tenaga kesehatan khususnya bidan sangat penting terutama dalam mendeteksi adanya penyulit pada masa kehamilan, bersalin, nifas serta perawatan bayi baru lahir. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kesehatan yang bersifat menyeluruh dan bermutu kepada ibu dan bayi dalam lingkup kebidanan adalah melakukan asuhan kebidanan secara komprehensif (continuity of care). Ny. A Usia 27 Tahun G1P0Ab0Ah0 selama kehamilannya ia melakukan pemeriksaan ANC sebanyak 7 kali namun pendampingan pertama pada Ny. A dilakukan pada saat usia kehamilan 38+1 minggu di Puskesmas Kotagede II. Selama kehamilan tidak ditemukan komplikasi pada ibu dan janin. Ny. A mengalami beberapa ketidaknyamanan selama kehamilan trimester III berupa sering BAK, kenceng-kenceng.. Sudah diberikan KIE ketidaknyamanan trimester III, ibu bisa memahami dan keluhan sedikit berkurang. Tanggal 20 Februari 2022 pukul 10.00 WIB, Ny.S merasa kencengkenceng sudah teratur dan kemudian datang ke Klinik Puri Adisty dengan usia kehamilan 39+4 minggu. Ny.A bersalin di Klinik Puri Adisty dengan persalinan normal pada tanggal 20 Februari 2022 pukul 19.50 WIB. Tidak ada komplikasi yang terjadi pada bayi dan ibu. Pada kala III dan IV tidak ada komplikasi. Bayi lahir spontan dengan berat 3450 gram, menangis kuat, gerakan aktif, warna kulit kemerahan. ASI sudah keluar dan bayi menetek dengan kuat. Sudah diberikan KIE teknik menyusui yang benar namun hari ke 8 Ny. A mengeluhkan putingnya vi lecet ketika menyusui. Setelah diedukasi kembali teknik menyusui yang benar dan dilakukan evaluasi keluhan dapat teratasi. Pada masa nifas, Ny. A melakukan kunjungan nifas lengkap KF 3. Ibu berencana ingin menggunakan KB kondom dan sudah mulai memakainya ketika ingin berhubungan saat masa nifas selesai.